Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Koba: Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Kejujuran

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Koba: Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Kejujuran

KOBA — Suasana pagi yang cerah menyelimuti halaman SMAN 1 Koba pada pelaksanaan upacara bendera hari Senin, 10 Agustus 2026. Seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha tampak berbaris rapi mengikuti rangkaian upacara rutin awal pekan ini dengan penuh khidmat.

Pada pelaksanaan upacara kali ini, tugas sebagai petugas upacara dipercayakan sepenuhnya kepada siswa-siswi Kelas XII 3. Berkat persiapan yang matang, seluruh rangkaian acara mulai dari pengibaran bendera Sang Merah Putih hingga penutupan upacara berhasil dilaksanakan dengan sangat baik, lancar, dan mencerminkan kedisiplinan yang tinggi dari para petugas.

Gambar Artikel

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., M.Pd., hadir langsung di tengah-tengah civitas akademika SMAN 1 Koba. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan amanat penting yang berfokus pada dua nilai fundamental bagi generasi muda, yaitu kedisiplinan dan kejujuran.

Bupati Algafry Rahman menegaskan bahwa kedisiplinan dan kejujuran merupakan fondasi utama dalam meraih kesuksesan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.

Gambar Artikel

"Kedisiplinan dan kejujuran adalah kunci utama yang akan membawa kalian pada keberhasilan. Tanpa kedua hal ini, kecerdasan intelektual saja tidak akan cukup untuk mengantarkan kalian menjadi pribadi yang membanggakan," pesan Bupati di hadapan ratusan peserta upacara.

Ada momen yang paling menarik dan memotivasi dalam amanat yang disampaikan oleh Bupati Bangka Tengah tersebut. Beliau memberikan perumpamaan filosofis yang menggugah semangat para siswa untuk menentukan masa depan mereka sendiri melalui pilihan antara menjadi seorang driver (pengemudi) atau passenger (penumpang).

Gambar Artikel

Menjadi Driver (Pengemudi): Melambangkan individu yang proaktif, memiliki visi, dan memegang kendali penuh atas hidupnya. Sebagai driver, kita yang menentukan arah, mengatur laju, dan memutuskan ke mana tujuan hidup ini akan dibawa.

Menjadi Passenger (Penumpang): Melambangkan individu yang pasif, hanya mengikuti arus, dan membiarkan orang lain atau keadaan yang menentukan arah hidup mereka tanpa memiliki inisiatif.

Gambar Artikel

Melalui analogi ini, Bupati Algafry Rahman mengajak seluruh siswa SMAN 1 Koba untuk memilih menjadi seorang driver bagi masa depan mereka sendiri—yakni generasi yang mandiri, disiplin, jujur, serta siap mengambil tanggung jawab penuh atas arah kesuksesan yang ingin dicapai.
Pada kesempatan kali ini juga Bapak Bupati secara simbolis menyerahkan KTP-el yang sudah dicetak kepada para siswa yang telah melakukan perekaman KTP-el beberapa waktu lalu di SMA Negeri 1 Koba. Bapak Bupati berpesan pergunakan KTP-el ini dengan baik dan selalu sadar dengan data diri karena sangat penting pada masa sekarang ini serta jangan menjadi penyesalan jika tidak melakukan pembaharuan data diri secara berkala. 

Tim Jurnalistik: Rafa, Sheryn, Aliyah, Laura